Jika Anda adalah seorang pemimpin sebuah negara atau daerah, atau pemimpin sebuah instansi terkait, apa sih yang ada di kepala Anda ketika melihat sebuah lubang menganga di jalan?
Terganggukah Anda dengan lubang tersebut? Terpikirkah akibat yang bisa ditimbulkan sang lubang bagi ‘rakyat’ Anda yang kebetulan melintas?
Lubang di jalan bukan semata terkait aspek keteknisan, namun bisa mengakibatkan kecelakaan yang berujung pada tragedi bagi yang mengalaminya. Dengan akibat-akibat lanjutan yang bisa menimpa keluarga sang korban.
Mungkin terlalu muluk di negeri ini untuk mengharapkan seorang pemimpin menjadi insomnia atau minimal bersusah hati, hanya karena melihat sebuah lubang di jalan.
Bukan hanya lubang di jalan, banyak hal lain yang mempunyai dampak sejenis ada di sekitar kita yang seolah jauuuh dan tak terjamah dari jangkauan mereka yang diamanahkan untuk mengurusinya. Baik di pemerintahan, legislatif maupun aparat terkait lainnya.
Coba perhatikan betapa aspek keselamatan begitu terabaikan dalam fasilitas publik kita. Dari jembatan penyeberangan yang menganga atau tiang listrik yang terkadang berdiri sembarangan di badan jalan. Akan menjadi daftar panjang jika kita ingin sebutkan.
Lubang di jalan dan hal-hal lain itu memang bukan sekedar aspek teknis atau manajerial belaka. Tapi sebuah tanda paling gamblang, betapa remeh dan tak pentingnya nasib kita sebagai rakyat di mata para penguasa.
Jadi, maap saja, jangan terlalu muluk berharap ada pemimpin negeri ini yang berhati resah atau gundah jika melihat ada sebuah lubang menganga di tengah jalan… Walau korban sering berjatuhan.
Iya nggak sih?
===
gambar diambil dari blog ini