Hadapi Saja…


Seperti judul sebuah lagu Iwan Fals saja. Tapi mungkin itulah kata paling mujarab, setidaknya buat saya, saat bersirobok dengan dinamika hidup.

Hadapi saja tentu bukan apatisme. Apalagi fatalis. Ia agak mirip dengan ajakan untuk mereposisi kehidupan dengan posisi yang ‘layak’. Boleh ngotot, tapi jangan terlalu serius juga. Karena kita memang sadar bukan kita ‘sutrdara’ alam semesta.

Hadapi saja: mungkin semacam kepasrahan kecil-kecilan dengan mengakali jendela berpikir kita. Kita mungkin bisa mengubah sejarah hidup tapi lebih banyak peristiwa ternyata bukan untuk kita ubah, tapi sekedar untuk disikapi belaka.

Katanya begitu: hadapi saja…

One Response

  1. Tul…kita nggak punya pilihan lain mas.🙂 kalau mau lari menghindar mau lari kemana?
    Apa mau nyari langit dan bumi di luar ciptaan Allah ini.

    Anyway, dalam “hadapi saja” itu manusia terbagi menjadi 4 golongan:
    http://whasid.wordpress.com/2007/09/24/kategori-tawakal-umat-akhir-zaman/

    boy: Makasih Bro atas bahannya. salam Semangat!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: